Jangan Panik, Ini 6 Tindakan Mudah Mengatasi Anak Mimisan

Jangan Panik, Ini 6 Tindakan Mudah Mengatasi Anak Mimisan

Jangan Panik, Ini 6 Tindakan Mudah Mengatasi Anak Mimisan

 

Mimisan merupakan kondisi keluarnya darah dari hidung secara tiba-tiba. Kondisi ini dapat terjadi pada semua orang. Tapi lebih banyak terjadi pada anak-anak yang berusia 3-10 tahun. Hal ini disebabkan pembuluh darah pada lapisan hidung anak-anak lebih rapuh dan mudah pecah. Maka dari itu anak-anak lebih sering mimisan daripada orang dewasa.

Mimisan yang tejadi pada anak bisa terjadi karena pengaruh dari cuaca yang sedang sangat kering atau kelembapan udara yang sedang rendah. Tidak hanya itu mengorek hidung terlalu dalam, benturan pada hidung, masuknya  benda asing ke dalam hidung,  atau mengembuskan napas terlalu keras saat buang ingus bisa membuat mimisan terjadi. Tapi yang paling umum, mimisan terjadi karena flu dan alergi yang disebabkan karena cuaca dingin. Bila anak mengalami mimisan, kamu tak perlu panik, karena mimisan bila ditangani dengan cara yang kurang tepat dan tergesa-gesa bisa memperburuk kondisinya. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi mimisan pada anak.

1.  Bersikap Tenang
Cara mengatasi mimisan pada anak yang pertama adalah bersikap tenang dan jangan panik. Dengan bersikap tenang, kamu bisa berpikir jernih untuk melakukan hal terbaik saat anak mengalami mimisan.

2.  Mintalah Anak untuk Duduk Tegak
Untuk menghentikan darah yang keluar, hindari mendongakkan kepala si anak. Karena tindakan ini bisa memperparah keadaan dan bisa membuat darah mengalir ke saluran pernapasan. Biarkanlah darah tetap mengalir ke bawah. 

3.  Skamurkan Kepala Anak
Bila anak tidak kuat untuk duduk tegak, skamurkan kepala anak ke depan. Jangan meminta anak untuk miring ke samping. Karena hal ini bisa membuat darah yang keluar dari hidung tertelan.

4.  Tutup Lubang Hidung
Cara selanjutnya untuk mengatasi anak mimisan bisa dilakukan dengan menjepit lubang hidung anak dengan ibu jari dan jari telunjuk selama 10 menit. Kamu harus memastikan darah berhenti dahulu, baru lepaskan jepitan tersebut. Apabila darah tidak sengaja tertelan, mintalah anak kamu untuk  meludahkannya.

5.  Hindari Bersin
Mengatasi anak mimisan juga perlu membuat dia untuk tidak bersin secara berlebihan selama 24 jam, ketika pendarahan sudah berhenti. Ini bertujuan untuk menghindari terjadinya iritasi pada hidung.

6.  Memakai Uap Air Panas
Bila yang membuat anak mimisan adalah udara dingin. Kamu bisa melakukan penguapan pada hidungnya. Caranya dengan menyediakan air panas pada wadah yang agak besar. Lalu dekatkan kepala anak pada wadah tersebut dan biarkan ia menghirup uapnya beberapa menit.
Post sebelumnya Post setelahnya

Our Brands