Inilah Alasan Mengapa Kakek dan Nenek Merupakan Tambahan Cinta dari Orangtua Untuk Anak-anak

Inilah Alasan Mengapa Kakek dan Nenek Merupakan Tambahan Cinta dari Orangtua Untuk Anak-anak

Inilah Alasan Mengapa Kakek dan Nenek Merupakan Tambahan Cinta dari Orangtua Untuk Anak-anak

Sudah menjadi rahasia umum jika cucu-cucu itu adalah kesayangannya para kakek dan nenek. Saking sayangnya, apa pun diberikan, segala dibolehkan; cinta, perhatian, pakaian, mainan, cokelat, permen, es krim .... 

Wait a second! Cokelat, permen, es krim? 

Wah wah, kacau nih, kalau semuanya dikasih! Semacam jadi rusak semua nih rules yang diberikan oleh kita, iya nggak, Ma? 

Yup, begitulah kakek-nenek. Demi senyuman cucunya, segalanya dianggap sah. Termasuk segala peraturan dan larangan orangtua. Hadeh! 

Tapi semua juga pasti setuju, bahwa cinta kakek dan nenek itu melimpah. Kita simak yuk, fakta dan alasan betapa berartinya anak-anak kita bagi kedua orangtua kita tercinta, dan tentu saja sebaliknya!

 

1. Kakek dan Nenek adalah perpanjangan kasih sayang orangtua

 

Sebagai orangtua, tentu saja kasih sayang kita pada anak-anak itu tiada batasnya. Setuju Ma? 

Anak-anak pun tahu, bahwa mama dan papanya amat sangat menyayangi mereka apa adanya. Dengan cinta dan perhatian itu, Ma, pertumbuhkembangan mereka menjadi sempurna. Sering kita melihat iklan produk bayi yang bilang bahwa dengan pijatan lembut, secara fisik bayi akan lebih cepat bertumbuh. Dengan sentuhan penuh cinta itu pula, secara batin sang buah hati akan merespon, yang hasilnya adalah pertumbuhan psikologis yang baik. Salah satu dampaknya adalah anak-anak akan menjelma menjadi pribadi yang percaya diri karena tercukupinya belaian kasih orangtua.

Kakek dan Nenek adalah orang-orang di luar keluarga inti yang juga melimpahruahkan kasih sayangnya pada anak-anak kita. Dengan love booster ini, anak-anak memperluas rasa percaya diri mereka, karena menyadari bahwa ada banyak cinta di sana untuk mereka. Keterbukaan tangan keduanya, juga rengkuhan hangat tangan-tangannya, semua bagi mereka. Juga segala perhatian yang tulus dari hati yang ikhlas, ditujukan hanya pada mereka. Itu semua membuat calon-calon pemimpin di muka bumi Mama dan Papa itu semakin merasakan betapa berharganya mereka di dunia ini. 

Ah, we love you Grandpa and Grandma!

2. Kakek-Nenek adalah orang-orang yang paling baik!

 

Tentu saja, karena anak-anak sadar betul bahwa kakek-neneknya (hampir) tidak pernah marah pada mereka. 

Jika Papa suka (sadar atau tidak) berkata keras, dan Mama sering (ngaku atau ngga) mencereweti untuk hal-hal yang (tidak) penting, Kakek dan Nenek selalu menenangkan dan menasihati dengan kata-kata manis nan menyejukkan hati. Bagi anak-anak, keduanya adalah tempat mengadu terbaik. Apalagi karena Papa dan Mama segan pada mereka. Kalau sudah ada Kakek dan Nenek, maka Papa dan Mama seolah tidak berkutik!

Terlebih lagi, perhatian sang kakek dan nenek bagi mereka seakan tidak terbagi, tidak seperti papa mamanya yang terkadang sibuk dengan pekerjaan dan hal lainnya. Bagi mereka, kedua orang beruban itu adalah pendengar setia, penggemar nomor satu, dan pemandu sorak paling hebat yang pernah dimiliki. Setiap celotehan, baik yang dimengerti maupun tidak, pasti didengar dengan kedua telinga oleh Kakek dan Nenek. Setiap kegiatan, pasti didukung penuh oleh Kakek dan Nenek. Setiap acara, pasti ditepuktangani dengan ramai oleh Kakek dan Nenek. 

Pokoknya, kalau ada Kakek dan Nenek hari terasa indah!

 

3. Kakek dan Nenek adalah hadiah terindah!

 

Mengapa tidak? 

Kedua orangtua kita itu memang selalu berusaha memberikan yang terbaik buat cucu-cucunya. Mulai dari baju hangat rajutan sendiri, perahu-perahuan dari kulit jeruk Bali, sampai mainan terbaru yang terpajang di toko pun akan diberikan sekadar untuk mendengar jeritan riang dari wajah-wajah mungil yang semringah. Lagipula, tidak hanya barang, bahkan permen, cokelat, dan es krim pun pasti dibelikan! 

Kakek-nenek sungguh memanjakan para kesayangan kecilnya itu bak putri dan pangeran cilik yang harus dituruti segala keinginannya. Bagi mereka, those little ones’ wishes sure are important commands. Walaupun bagi Mama dan Papa sebagai orangtua dari anak-anak, semua mainan dan camilan itu agak terlalu berlebihan.

Mama tentu ingat saat-saat menyembunyikan permen dan kue-kue jika anak-anak sudah makan terlalu banyak, bukan? Juga ketika sang buah hati dirasa sudah cukup banyak menyantap cokelat dan es krim, sehingga rengekan mereka di sepanjang lorong supermarket tidak lagi Mama hiraukan. Tapi bagi Kakek dan Nenek, tangisan manja yang mengganggu itu adalah siksaan batin yang harus segera ditanggulangi, hingga sedapat mungkin segala jenis makanan ringan idaman anak-anak itu segera terkabulkan. Fiuh! Yang sabar ya, Ma!

 

Well, begitulah, makna kedua orangtua Mama dan Papa itu bagi anak-anak. Mereka adalah tamu VIP yang kehadirannya selalu dinantikan dan disiapkan dengan baik. Kehadiran sang Kakek dan Nenek dalam hidup mereka adalah kebahagiaan besar yang tak tergantikan oleh apa pun! Tidak hanya kamar untuk berbagi tempat tidur, bahkan lukisan terbaik dan setangkai dandelion pun rela diberikan. Karena bagi mereka, bisa jadi hal-hal tersebut adalah segalanya. Yup, your children are willing to give anything they can have, draw, and even find to their grandparets. Manis sekali ya?

Sebaliknya, cucu-cucu pun merupakan karunia terindah yang diberikan Tuhan di penghujung hidup orangtua kita, bukan, Ma? Setelah menyayangi dan mengurus Mama dengan sepenuh hati hingga menjadi perempuan terbaik seperti adanya Mama saat ini, kedatangan makhluk-makhluk mungil itu tentu memeriahkan kembali hari-hari mereka. Mereka akan dengan sukacita memeluk, mencium, menggendong, seolah mengenang lagi rasanya melakukan semua itu pada Mama dulu. Memanjakan dan memandangi wajah si kecil pasti membuat mereka terkenang akan masa-masa indah itu, menggelitik merasuk hati, membuat mereka semakin bahagia serta mensyukuri kelengkapan hidupnya. 

 

sumber : rockingmama.id

Post sebelumnya Post setelahnya

Our Brands